Mahasiswa STAIN Al-Fatah Ikuti PIONIR VIII di Banda Aceh

Mahasiswa STAIN Al-Fatah Ikuti PIONIR VIII di Banda Aceh

(Banda Aceh) — Sebanyak 18 mahasiswa STAIN Al-Fatah Jayapura mengikuti kegiatan Pekan Ilmiah Olahraga, Seni dan Riset (PIONIR) ke VIII di Banda Aceh. Ajang rutin yang diselenggarakan Kementerian Agama ini diikuti 3.070 mahasiswa dari 55 kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di seluruh Indonesia.

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Dermawan, yang mewakili Gubernur Aceh menyatakan kegiatan PIONIR merupakan ajang pembinaan mahasiswa berprestasi baik dari sisi akademik, agama, olah raga dan seni serta mengukir prestasi lebih tinggi.

KONTINGEN STAIN AL-FATAH MENUJU LAPANGAN DEFILE

KONTINGEN STAIN AL-FATAH MENUJU LAPANGAN DEFILE

“Mahasiswa adalah aset pembangunan ke depan. Mereka bagian civitas akademika dan generasi muda yang butuh pembinaan. Melalui PIONIR inilah pembinaan yang selama ini diterima, mereka salurkan,” kata Sekda NAD dalam sambutan pembukaan PIONIR, (26/4) di kampus UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 26 April hingga 1 Mei 2017 ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Ia menjelaskan PIONER juga merupakan ajang dua tahunan dengan tujuan menajamkan intelektualitas mahasiswa dengan penajaman pola pikir melalui dunia penelitian, olah rasa melalui kesenian dan olahraga.

Menteri Agama yang datang menunggangi gajah menuju lokasi pembukaan mengatakan bahwa PIONIR dilaksanakan secara multi-event yang bertujuan memberikan pembinaan dan mencari bibit mahasiswa unggul baik dalam prestasi akademik maupun prestasi keolahragaan dan seni serta juga untuk memperkuat silaturrahmi antar perguruan tinggi keagamaan di lingkungan Kementerian Agama.

Sementara itu, usai pembukaan, Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid yang datang bersama kontingen mengatakan bahwa pihaknya mengikuti cabang debat Inggris, Musabaqah Karya Ilmiah Alquran, Musabaqah Tilawah Alquran, puitisasi Alquran, dan karya tulis. “Untuk cabang olahraga kita ikut futsal dan pencak silat,” ujarnya didampingi Wakil Ketua III sekaligus Pimpinan Kontingen H. Talabuddin Umkabu, S.Ag, M.Pd.

“Saya meminta adik-adik peserta PIONIR ini berjuang sekuat tenaga melawan atlit-atlit dari kampus lain, yang penting semangat dan maju ke depan, soal kalah atau menang itu urusan nanti,” kata Ketua.

Ketua berharap agar para mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengikuti berbagai ajang perlombaan yang sudah didaftarkan. (her)

Share this post