STAIN Al-Fatah Jayapura Gelar Wisuda Sarjana VII

STAIN Al-Fatah Jayapura Gelar Wisuda Sarjana VII

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Al-Fatah Jayapura melaksanakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke VII dan Dies Natalies ke VIII, 24 Maret 2015 di aula Kampus, Buper Waena, Kota Jayapura. Sebanyak 134 mahasiswa yang diwisuda berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Hukum Islam, Hukum Ekonomi Islam, dan PGMI. Dalam laporannya, Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si menyampaikan bahwa kampus STAIN Al-Fatah Jayapura terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia di Papua.

Ketua STAIN menyampaikan laporan

Ketua STAIN menyampaikan laporan

“Banyak keberhasilan yang kami capai, tetap masih banyak pula kekurangan yang harus kami benahi,” ujarnya di hadapan wisudawan dan tamu undangan.

Ia mencontohkan, STAIN Al-Fatah Jayapura telah memiliki perpustakaan yang representativ dengan 3067 judul buku dan 9467 exemplar referensi program studi. Kemudian juga Laboratorium ibadah dan Laboratorium multimedia yang terintegrasi dengan jaringan internet.

“Namun itu semua tidak akan maksimal tanpa peran aktif dari semua sumber daya manusia yang ada,” katanya.

Pada bagian lain, Ketua juga menyoroti maraknya pemberitaan seputar kelompok radikal dari luar negeri. Menurutnya, jika kelompok semacam itu muncul di Papua, maka STAIN Al-Fatah Jayapura akan siap memberikan pencerahan dan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

“Jangan sampai ada usaha kelompok yang akan memecah kesatuan bangsa dan agama,” tegas Ketua.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Papua yang diwakili oleh Karo Kesra Pemprov Papua, Naftali Yogi mengatakan, di Papua ada 250 suku yang kebanyakan berada di daerah terisolasi.

“Mereka sangat merindukan kaum intelektual yang siap membangun Papua,” ujarnya.

Karo Kesra Pemprov Papua Natali Yogi

Karo Kesra Pemprov Papua Naftali Yogi

Kata Yogi, masyarakat tidak memandang latar belakang dari mana, atau dia siapa, yang penting bersedia ikut membantu dan membangun Papua.

“Karena itu, kalian para wisudawan kiranya punya hati untuk memberikan kemampuan bagi umat yang ada di Papua,” urainya.

Acara wisuda berlangsung khidmat dan lancar ditutup dengan aubade paduan suara STAIN Al-Fatah Jayapura dengan lagu-lagu daerah.  (Her)

Share this post