STAIN Al-Fatah Telah Beralih Status Menjadi IAIN Fattahul Muluk Papua

STAIN Al-Fatah Telah Beralih Status Menjadi IAIN Fattahul Muluk Papua

(Jayapura, 9 April 2018) – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Al-Fatah Jayapura secara resmi telah berubah menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua.

“Jadi perubahan atau alih status ini telah resmi, sebagaimana Bapak Presiden yang sudah menandatangani Perpres Nomor 25 Tahun 2018,” ujarnya di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, 7 April 2018.

Ketua STAIN Al-Fatah Dr. H . Idrus Al-Hamid menjabat tangan Presiden Jokowi dalam sebuah kegiatan di Istana Negara

Ketua STAIN Al-Fatah Dr. H . Idrus Al-Hamid menjabat tangan Presiden Jokowi dalam sebuah kegiatan di Istana Negara

Idrus mengatakan, alih status ini sebagai perwujudan harapan masyarakat di penghujung timur nusantara.

“Perubahan status ini kami harapkan akan berkontribusi terhadap nilai Islam Rahmatan Lil Alamin,” tegasnya.

Di sisi lain, perubahan status menjadi IAIN ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran civitas akademik kampus dalam mengusung Program Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis kearifan local di Papua.

“Di Papua ini masyarakatnya terkenal sangat toleran terhadap tumbuhnya nilai akulturasi budaya dan agama,” ujarnya.

Untuk itu, lanjutnya, IAIN Fattahul Muluk dan stakeholder lain akan bersama-sama untuk selalu menciptakan suasana yang sejuk dan penuh damai di Tanah Papua.

Lulusan S3 CRCS UGM ini menjelaskan, lahirnya IAIN Fattahul Muluk Papua akan bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan program-program Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Program-program ini akan terintegrasi antara nilai agama dan budaya secara universal,” tambahnya.

Dengan perubahan status ini, pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung keberadaan STAIN Al-Fatah Jayapura.

“Majelis Wali Amanah, seluruh Civitas akademik, dan alumni, menghaturkan terimakasih kepada Bapak Presiden R.I. Joko Widodo yang memperhatikan lahirnya IAIN Fattahul Muluk Papua di tanah Papua,” ucapnya.

Secara khusus, ia juga menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada Menteri Agama R.I. Bapak Lukman Hakim Saifuddin dan jajaran Kementerian Agama yang mendorong lahirnya IAIN Fattahul Muluk Papua.

“Semoga dengan ini, kami dapat memperluas akses pendidikan di wilayah timur nusantara, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah di daerah 3T,” pungkasnya.

(Her)

Share this post