Monthly Archives: November 2015

Pejabat Wajib Mengkoordinasi Pengawasan Penggunaan BMN

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Kabag dan para pejabat setingkat Kasubag wajib melakukan koordinasi dalam pengasawan penggunaan Barang Milik Negara (BMN). Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si menyampaikan hal ini dalam amanatnya sebagai pembina apel KORPRI, di halaman Rektorat Kampus, Selasa 17 November 2015.

“Saya minta kepada Ibu Kabag untuk segera mengkoordinasikan kepada bawahannya dalam mengawasi dan monitoring penggunaan berbagai sarana dan prasarana di kampus,” kata Ketua.IMG_2504

Ia menegaskan, hal ini penting dilakukan mengingat dalam penggunaan barang atau aset negara wajib mematuhi peraturan Dirjen Pendidikan Islam.

“Saya beri contoh, penggunaan ruangan oleh mahasiswa harus selalu sepengetahuan Kabag dan Kasubag di bawahnya, sehingga tidak sembarangan dan jangan sampai semaunya sendiri,” kata Ketua.

Ketua menegaskan agar panitia kegiatan secara adhoc, tidak diperkenankan untuk bermalam di ruangan dan menggunakan fasilitas kampus, kecuali ada koordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan.

“Bisa jadi ada sebuah kegiatan atau acara besar, ya mungkin saja perlu menggunakan sarpras atau sarana prasarana hingga larut malam, yang penting koordinasi,” tambahnya.

Untuk peralatan atau barang-barang yang rusak, lanjut Ketua, wajib segera ditarik dan diopnam secara berkala.

“Setelah diperiksa, barulah kemudian unit-unit mengajukan kembali permintaan barang-barang yang sudah rusak untuk diganti baru,” pesannya.

Pada bagian lain amanatnya, Ketua juga mengingatkan agar Satuan Pengamanan Kampus atau SPK selalu sigap menjaga kondisi ruangan kampus.

“Harus diperiksa setiap pintu ruangan aman dan terkunci setelah aktifitas baik di ruang kuliah maupun di ruang dosen,” perintahnya.

Apel KORPRI ini diikuti oleh unsur dosen, staf dan SPK di lingkup STAIN Al-Fatah Jayapura. (Her)

STAIN Al-Fatah Gelar Lokakarya Tata Kelola Administrasi Perpustakaan

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan STAIN Al-Fatah Jayapura menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Tata Kelola Administrasi Perpustakaan yang bertempat di Laboratorium Multimedia, Kamis 12 November 2015. Dalam sambutan pembukaan Lokakarya, Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si mengatakan, kondisi sosial masyarakat terus berubah dan semakin modern. Masyarakat yang maju ini semakin cerdas dan haus akan sumber pengetahuan yang tak terbatas.

Ketua STAIN Dr H Idrus Al-Hamid, M.Si, bersama Ketua Panitia Agung Budiono, S.Sos, dan Moderator Venice Djianto, SE

Ketua STAIN Dr H Idrus Al-Hamid, M.Si, bersama Ketua Panitia Agung Budiono, S.Sos, dan Moderator Venice Djianto, SE

“Nah, perpustakaan bisa jadi salah satu sarana pembelajaran yang dapat menjadi sebuah kekuatan untuk mecerdaskan bangsa,” ujarnya. Maka, lanjut Ketua, perpustakaan tidak hanya punya peran penting sebagai tempat penguasaan ilmu pengetahuan tapi juga sebagai tempat yang menyenangkan dalam mencari pengetahuan tersebut.

“Konteks menyenangkan ini bisa ditafsirkan beragam, nah disinilah pentingnya diskusi dan lokakarya semacam ini untuk mencari formula seperti itu, agar perpustakaan menjadi tempat kunjungan yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mencerdaskan mahasiswa maupun dosen dan staf,” tambah Ketua.

Ia berharap dengan kegiatan ini, semua perserta lokakarya baik mahasiswa, dosen, maupun pegawai memahami bahwa perpustakaan adalah jiwa dari sebuah perguruan tinggi.

Dalam laporannya, Ketua Panitia lokakarya Agung Budiono, S.Sos menjelaskan bahwa kegiatan lokakarya ini mencakup materi Sosialisasi UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, dan focus group discussion tentang tata kelola administrasi perpustakaan.

“Sebagai pemateri diantaranya, adalah Pustakawan Madya dari Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Papua, Bapak Mangadar Gultom, SH, SS, dan Pustakawan dari STAIN Al-Fatah Jayapura Tuwaji, S.Sos, M.Si,” terangnya.

Lokakarya yang berlangsung selama satu hari ini diikuti 40 peserta dari unsur dosen, mahasiswa, dan pegawai atau staf yang aktif dalam kunjungan dan minat baca di perpustakaan.

“Semoga dengan lokakarya ini kita mendapat masukan dan ususlan berharga dari peserta untuk pengembangan perpustakaan STAIN Al-Fatah Jayapura ke depan,” tutup Agung.  (Her)

Mahasiswa Perlu Motivasi untuk Menyegarkan suasana Perkuliahan

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Mahasiswa memerlukan pencerahan positif dan motivasi untuk menyegarkan suasana perkuliahan. Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si mengatakan hal ini dalam sambutannya pada kegiatan ‘Pelatihan Character Building Dalam Rangka Menjadi Mahasiwa Muslim yang Unggul dan Profesional’ di Masjid Kampus, 9 November 2015.

Suasana pelatihan

Suasana pelatihan

“Motivasi ini perlu, karena dapat membangkitkan semangat dan gairah untuk mengikuti perkuliahan dengan lebih dinamis,” ujar Ketua.

Selama ini, lanjutnya, bisa jadi mahasiswa letih dan penat dengan berbagai aktifitas perkuliahan dari pagi sampai sore. Maka, pelatihan atau motivasi sesekali diperlukan untuk menyegarkan semangat mahasiswa tentang pentingnya aktif dan dinamis dalam mengikuti perkuliahan.

“Ini penting tidak hanya untuk mahasiswa tapi juga untuk kalangan akademik lain seperti dosen dan staf,” tambahnya.

Dengan adanya pelatihan semacam ini, kata Ketua, diharapkan dapat memberi pencerahan lebih kepada mahasiswa untuk rajin mengikuti kegiatan perkuliahan dan sadar pentingnya mendapat ilmu yang maksimal di kampus.

Dalam training atau pelatihan ini, mahasiswa mendapat motivasi dan siraman semangat dari motivator nasional Aris Ahmad Jaya, DVm, MM, dan Bunda Ucu Sulastri, S.Pd.I, MM.

Kedua motivator ini bergantian mengajak mahasiswa berkolaborasi menerapkan ilmu-ilmu motivasi dalam suasana yang sangat atraktif. Dalam sebagian paparannya, Aris mengungkapkan bahwa sebaiknya kita tidak lagi memikirkan latar belakang dan menegok ke belakang, tapi lihatlah latar depan dan menataplah optimis ke depan.

“Ingat, hal-hal besar dimulai dari sesuatu yang kecil, maka, mulailah dengan hal-hal baik yang sederhana, contohnya, tersenyumlah sebelum bicara ke orang,” ujarnya.

Dengan senyuman, kata dia, maka itu akan membuat suasana cair dan lebih mudah mengajak orang berbicara.

“Orang akan lebih menghargai kita dengan senyuman, tapi kita sering lupa pentingnya arti senyuman,” tambahnya.

Aris dan Bunda Ucu juga menekankan pentingnya percaya diri akan kekuatan psikologis pada diri sendiri.

“Dengan kekuatan itu, jika kita mampu mengeluarkan dan mengoptimalkannya, maka akan menjadi berkah bagi arah berpikir kita ke depan,” sambungnya.

Ia mengajak mahasiswa untuk tetap berusaha semaksimal mungkin dalam menghadapi kesulitan hidup, dan selebihnya, biarlah Allah SWT yang akan mengaturnya.

Acara yang digelar dari pagi hingga sore hari di masjid kampus ini dipenuhi ratusan mahasiswa, pegawai, dan dosen STAIN Al-Fatah Jayapura. (Her)