Monthly Archives: October 2015

STAIN Al-Fatah dan Rumah Zakat Gelar Sholat Istisqo

(STAIN Al-Fatah Jayapura) STAIN Al-Fatah Jayapura bekerjasama dengan Rumah Zakat Jayapura menyelenggarakan Sholat Istisqo di Halaman Rektorat Kampus, Kamis 29 Oktober 2015. Dalam sambutannya, Wakil Ketua I STAIN Al-Fatah Jayapura M Dahlan Sain, S.Ag, MM mewakili Ketua menyampaikan bahwa sholat Istisqo ini didasari atas rasa kebersamaan dan kekeluargaan.

“Saat ini kita melihat berbagai peristiwa kekeringan di seluruh tanah air, karena musim kemarau yang berkepanjangan, yang berdampak pada hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Menurutnya, banyak contoh yang bisa kita lihat seperti lahan pertanian dan sawah kering, peternak yang tidak bisa memberi air yang cukup bagi ternaknya, dan permasalahan lain karena kekeringan.

“Jika ini ujian, maka setiap ujian perlu upaya dan ikhtiar untuk menjalaninya atau mencari solusinya, salah satunya adalah dengan sholat istisqo atau memohon datangnya hujan, sehingga mudah-mudahan doa permohonan kita akan dikabulkan oleh Allah SWT,” katanya.

Selain itu, sambung Dahlan, kegiatan ini juga merupakan proses pembelajaran untuk mahasiswa, khususnya dalam mata kuliah praktikum ibadah.

Dalam pelaksanaan Sholat Istisqo ini, Direktur Pascasarjana Dr H Husnul Yaqin, MH bertindak sebagai Imam Sholat, dan Dosen Syariah H. Baiturrahman, SH, M.Hum sebagai Khatib.

Dalam khutbahnya, ia menjelaskan bahwa tujuan Sholat Istisqo ini adalah memohon agar hujan turun, yaitu hujan yang membawa rahmat, hujan yang mendatangkan kebaikan, kemaslahatan, kebajikan, kebahagiaan, keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh umat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Ceramah Ustad H Baiturrahman

Ceramah Ustad H Baiturrahman

“Bila bencana menimpa orang yang bertakwa, maka itu adalah ujian, jika bencana menimpa orang yang tidak istiqomah dalam ibadahnya, maka bencana merupakan sebuah teguran agar kita kembali istiqomah dalam ibadah, dan bencana merupakan hukuman bagi orang yang selalu melakukan maksiat dan keburukan,” urainya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh umat segera bertaubat dan menyesal atas keburukan dan kesalahan yang mungkin telah dilakukan.

“Perbanyaklah membaca istighfar dan mohon ampun, semoga kiranya Allah menurunkan rahmatnya bagi kita semua,” sambung Baitur.

Sholat Istisqo ini diikuti segenap sivitas akademik STAIN Al-Fatah Jayapura, staf Rumah Zakat Jayapura, mahasiswa IPDN, dan siswa SMU 4 Kota Jayapura. (Her)

Lab Multimedia STAIN Al-Fatah Gelar Intensifikasi Bahasa Asing

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Laboratorium Multimedia STAIN Al-Fatah Jayapura melaksanakan program Praktek Intensifikasi Bahasa Arab dan Bahasa Inggris bagi Mahasiswa, 23 Oktober 2015. Dalam laporannya, Ketua Panitia Program Praktek Intensifikasi, Faisal, M.HI mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab agar mahasiswa STAIN Al-Fatah Jayapura dapat berpartisipasi secara penuh dan efektif dalam target berbahasa secara aktif.

Penyematan tanda peserta

Penyematan tanda peserta

“Program ini juga untuk menyiapkan peserta menghadapi tuntutan akademik, agar dapat memiliki kemampuan mendengar atau maharah alsima, berbicara atau maharah alkalam, membaca atau maharah alqiraah, dan menulis atau maharah alkitabah,” kata Faisal saat pembukaan kegiatan di Aula Kampus.

Dalam bahasa Inggris, lanjutnya, kemampuan tersebut dinamakan listening skill, speaking, reading, and writing skill. Selain itu, tujuan kegiatan ini juga untuk membantu mahasiswa mengembangkan teknik bahasa Arab dan Inggris secara mandiri.

“Peserta kegiatan ini sebanyak 40 mahasiswa dan akan dilaksanakan selama tiga hari dengan pemateri dosen STAIN Al-Fatah Jayapura dan juga dosen dari kampus lain,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si memaparkan bahwa masyarakat Indonesia akan menghadapi apa yang dinamakan dengan masyarakat ekonomi Asean atau MEA, di mana dalam masa ini dibutuhkan kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Asing.

“Ini kompetisi global, baik dalam dunia pendidikan, bisnis, maupun persaingan lain, maka sejak masih mahasiswa kiranya perlu dibekali dengan kemampuan lebih dalam berbahasa asing,” ujar Ketua.

Tahun depan, kata Ketua, tak terbayang lagi akan masuknya warga negara asing secara bebas ke Indonesia, dan begitu pula sebaliknya. Sehingga untuk dapat memahami berbagai peristiwa yang terjadi secara global, diperlukan skill dalam penguasaan bahasa internasional.

Tidak hanya itu, lanjutnya, Kementerian Agama juga menunjukkan dukungannya pada pengembangan kemampuan bahasa asing mahasiswa.

“Ada tawaran untuk ikut semacam post study, atau studi di luar negeri bagi mahasiswa, tetapi syaratnya ya itu tadi, harus mampu berbahasa Inggris aktif, “ tambahnya.

Selain itu, syarat akademik lain adalah IPK minimal 3,3 dan tidak pernah cuti semester.

“Jangan sampai ikut studi ke luar negeri tapi cuma tahu kata yes dan no saja, ditanya yes jawabnya no, nah ini celaka namanya,” canda Ketua.

Ia berharap mahasiswa dapat aktif mengikuti jalannya kegiatan sampai selesai.

Acara pembukaan ini juga dihadiri dosen dan para Kepala UPT di lingkup STAIN Al-Fatah Jayapura. (Her)

Mahasiswa harus Mampu Membaca Al-Quran dengan Lancar

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Setiap mahasiswa lulusan STAIN Al-Fatah Jayapura wajib dapat membaca Al-Quran dengan lancar. Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si menegaskan hal ini dalam sambutan Pembukaan Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Pengajar Al-Quran Profesional bagi Mahasiswa yang diselenggarakan Pusat Kajian Al-Quran dan Sains (PKAS).

“Ini pelatihan bagi mahasiswa yang nantinya diharapkan bisa menjadi instruktur bagi mahasiswa lain maupun pihak lain,” ujar Ketua.

Menurut Ketua, pelatihan ini tidak hanya untuk mahasiswa yang tinggal di asrama kampus, tetapi juga untuk seluruh mahasiswa yang memiliki potensi untuk menjadi instruktur bagi teman sejawatnya.

“Nanti akan kita seleksi dari seluruh semester dan semua program studi,” tambah Ketua.

Suasana pembukaan

Suasana pembukaan

Dengan adanya pendidikan dan pelatihan ini, Ketua STAIN berharap agar setiap mahasiswa nantinya mampu menunjukkan kualitas terbaik di tengah masyarakat.

“Jangan sampai, nanti ketika PPL di sekolah, disuruh mengajar ilmu Hadist tetapi melafadzkan bacaannya saja terputus-putus,” tambahnya.

Untuk itulah, ia meminta maha

siswa dan panitia penyelenggara melaksanakan kegiatan ini dengan sepenuh hati. Pimpinan juga akan memberikan semacam surat keterangan bahwa mahasiswa diperbolehkan melaksanakan program KKN setelah mampu membaca Al-Quran dengan lancar.

Pada bagian yang sama, Kepala PKAS Dr. M. Anang Firdaus, S.Ag, M.Fil.I menambahkan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendidik mahasiswa agar bisa mendidik tenaga guru dalam memberantas buta huruf Al-Quran.

“Jadi memang ini sifatnya pelatihan untuk orang yang akan menjadi pendidik atau instruktur, semacam training of trainer,” jelasnya.

Peserta kegiatan ini sebanyak 110 mahasiswa yang diseleksi dari semua jurusan dan seluruh semester.

“Nanti akan dibagi tiga kelas untuk membuat kegiatan lebih fokus,” tuturnya.

Pembukaan kegiatan ini dihadiri seluruh unsur pimpinan dan dosen di lingkup STAIN Al-Fatah Jayapura. (Her)