Monthly Archives: August 2015

Ma’had Al-Jami’ah STAIN Al-Fatah Jayapura menyelenggarakan Taaruf

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Ma’had Al-Jami’ah STAIN Al-Fatah Jayapura menyelenggarakan Orientasi Pengenalan (Taaruf) Ma’had di Masjid Kampus, 28 Agustus 2015. Taaruf ini diikuti enampuluh peserta yang merupakan mahasiswa dan mahasiswi semester I yang menempati asrama kampus.

Dalam sambutan pembukaan Taaruf, Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si mengatakan, setiap mahasiswa yang tinggal di dalam asrama wajib mengikuti taaruf tersebut.

“Di sini ada materi-materi penting yang tidak anda dapatkan dari luar sebelumnya, baik itu pengetahuan tentang agama, maupun hal-hal positif lain,” terang Ketua.

IMG_7241

Menurutnya, materi-materi yang akan diberikan pembimbing sangat berguna dalam aplikasi pergaulan sehari-hari.

“Contoh sederhana, ada materi etika berpakaian, etika berkomunikasi di kampus antara dosen dengan mahasiswa, maupun antar mahasiswa, dan macam-macam lainnya,” jelas Ketua.

Ia meminta mahasiswa peserta Taaruf belajar dengan tekun dan serius.

“Kalau lagi belajar melantunkan shalawat nabi, ya ucapkan dengan baik, semaksimal mungkin, jangan takut suara tidak bagus, toh belum tentu orang lain yang mendengar bisa melakukannya,” ujar Ketua.

Sebagai materi tambahan, ia berpesan kepada panitia agar menyisipkan materi menumbuhkan budaya zikir dan amalan yang baik.

Ditemui usai pembukaan, Sekretaris Mahad Al-Jamiah Muhammad Taslim, S.Ag, M.Ag mengatakan, jika nanti ada mahasiswa peserta taaruf yang ternyata sudah mahir atau hafiz baca Al-Quran, maka bisa saja diminta menjadi pembimbing atau instruktur bagi peserta yang lain.

“Dalam taaruf ini, juga akan diperkenalkan berbagai program dari Mahad, termasuk materi seputar tata tertib dan peraturan di dalam Mahad,” urai Taslim.

Taaruf ini berlangsung selama dua hari dan diisi oleh pemateri Dosen-dosen STAIN Al-Fatah Jayapura. (Her)

Senam Jantung Sehat Mampu Membentuk Jiwa Sportif

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Olahraga senam merupakan salah satu upaya membentuk jiwa sportif di kalangan pegawai. Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si mengatakan hal ini di sela-sela aktifitas senam jantung sehat yang digelar di Halaman Rektorat, Jumat pagi, 28 Agustus 2015.

“Dengan sportivitas, maka akan berdampak positif di saat diterapkan di rutinitas kerja sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Ketua, sudah ada edaran tentang kegiatan senam jantung sehat. Maka seyogyanya, setiap pegawai harus mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan.

IMG_7051

“Lihatlah manfaatnya, baru 30 menit saja, semua sudah tampak langsing,” canda Ketua di hadapan puluhan pegawai dan dosen.

Instruktur senam jantung sehat, Bapak Arif mengatakan, senam ini penting untuk mempertahankan kesehatan fisik di usia muda.

“Sedangkan bagi yang sudah usia 40 tahun ke atas, ini penting untuk membakar kalori dan lemak, menghindari dampak penyakit-penyakit lain,” tambahnya.

Ia mengharapkan, senam ini dilaksanakan dengan rutin seperti dua kali dalam seminggu.

“Jika bisa rutin, maka tidak hanya senam jantung sehat, tapi nanti juga ada senam untuk diabetes, mungkin senam poco-poco, dan senam lainnya,” jelasnya.

Ia menginginkan agar saat senam berikutnya, para peserta lebih aktif dalam bergerak agar mendapat hasil yang maksimal.

“Jangan malu-malu memutar anggota badan, nanti gerakan tidak sempurna,” pesannya.

Dari pantauan, senam yang berlangsung sekitar 60 menit ini mampu menciptakan kegembiraan di kalangan pegawai yang mengikuti. Diiringi dengan beat musik yang menghentak, membuat gerakan-gerakan senam menghasilkan keringat sehat bagi peserta senam.

“Lebih baik senam begini daripada diskusi batu akik,” kelakar seorang pegawai.

Senam jantung sehat diikuti unsur pimpinan, pegawai dari semua Subag, dan Satuan Pengaman Kampus. (Her)

Model Pendidikan di Kampus Beda dengan di SMA

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Pola pendidikan dan pengajaran di perguruan tinggi memiliki banyak perbedaan dengan di tingkat SMA. Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si menegaskan hal ini dalam Kuliah Perdana Mahasiswa Tahun Akademik 2015/2016 di Aula Kampus, Kamis 27 Agustus 2015.

IMG_6814

“Jadi, adik-adik jangan samakan gaya belajar mengajar atau tatap muka seperti model di SMA dulu,” ujarnya.

Menurutnya, saat SMA, siswa lebih sering pasif dalam menerima materi dari guru. Namun saat di bangku kuliah, maka mahasiswa perlu aktif dalam proses transfer ilmu dengan dosen.

“Saya beri contoh sederhana, saat SMA, jika guru sedang bicara maka kita menulis apa yang disampaikan, tapi saat kuliah, jika dosen menjelaskan, maka Saudara akan mencari referensi yang lengkap untuk mendapatkan jawaban dari topik yang dibahas,” jelasnya panjang lebar.

Maka dari itu, lanjut Ketua, setiap fasilitas yang ada di kampus harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, termasuk perpustakaan dan laboratorium multimedia. Menurutnya, mahasiswa harus pandai menyiapkan menghadapai tantangan di masa akan datang.

IMG_6854

“Saat ini, di Indonesia ada 40 juta orang menganggur, ini adalah orang-orang yang tidak memiliki obsesi, nah jika sejak dini kita tidak memiliki keinginan dan membaca peluang, maka kita akan rugi di masa depan,” tambah Ketua.

Ia menyinggung hal ini karena banyak mahasiswa yang kuliah karena motivasi yang tidak jelas.

“Ada yang hanya karena ingin menyenangkan orang tua, karena mau isi waktu luang, atau jangan-jangan karena mau cari jodoh?” canda Ketua disambut tawa mahasiswa.

Pada bagian akhir materi kuliahnya, Ketua mengingatkan agar mahasiswa saling menjaga tali silaturahmi, tidak hanya saat di kampus tapi juga di luar perkuliahan.

Kuliah perdana ini diikuti lebih dari 200 mahasiswa STAIN Al-Fatah Jayapura dan dihadiri segenap unsur pimpinan dan dosen. (Her)