Monthly Archives: January 2015

Mahasiswa Diharapkan Segera Selesaikan KRS

krs1
(STAIN Al-Fatah Jayapura). Mahasiswa diharapkan segera menyelesaikan pengurusan Kartu Rencana Studi (KRS) Semester Genap Tahun Akademik 2014-2015. “Ini penting agar tidak mengganggu Kalender Akademik yang sedang berjalan,” ujar Kasubbag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni (AKA) STAIN Al-Fatah Jayapura, Purnomo, S.Ag, MM saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 27 Januari 2015.
Menurutnya, saat ini ada beberapa mahasiswa yang sedang sibuk mengambil nilai dari perkuliahan semester ganjil. “Mereka harus mengetahui Kartu Hasil Studi atau KHS, setelah itu berhak mengurus KRS untuk semester berikutnya,” tambah dia.
Ia menegaskan, seluruh proses ini bisa dikerjakan jika mahasiswa sudah membayar SPP terlebih dahulu.
“Memang ada beberapa mahasiswa yang terlambat satu atau dua hari, tapi itu bisa dimaklumi setelah menerima penjelasan alasan keterlambatan mereka,” tegasnya.
Beberapa mahasiswa menyebutkan bahwa mereka pulang kampung saat libur pergantian tahun, dan ada perubahan jadwal kapal laut yang membuat mereka terlambat tiba di Jayapura.
krs2

Kasubbag AKA meminta kepada mahasiswa agar secepatnya mengurus KRS sehingga perkuliahan dan kegiatan kalender akademik yang berikutnya segera bisa dimulai.
Dalam pantauan hari ini, beberapa mahasiswa terlihat mengurus pembayaran kuliah atau her-registrasi di Ruang Akademik. Sementara di bagian lain, Staf yang menangani fotocopy juga sibuk melayani permintaan fotocopy mahasiswa.
“Hari ini lumayan banyak yang fotocopy berkas, tapi jangan khawatir, semua bisa dilayani dengan baik,” ujar Tajrid, Staf yang malayani fotocopy. (Her)

STAIN Uji Peserta Program Pembibitan Calon Dosen

pembibitan calon dosen1
(STAIN Al-Fatah Jayapura) STAIN Al-Fatah Jayapura melaksanakan Uji Cara Mengajar bagi Peserta dalam Program Pembibitan Calon Dosen, Kamis 22 Januari 2015 di Ruang Senat Kampus STAIN Al-Fatah Jayapura. Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura Dr. H. Idrus Al-Hamid, S.Ag, M.Si dalam evaluasinya menegaskan bahwa para peserta masih perlu memperbaiki strategi dalam memberi pengajaran kepada mahasiswa.
“Seperti soal materi dalam mengajar, ini penting dipahami, sehingga Dosen sudah harus menguasai materi yang akan diajarkan sebelum dia bertatap-muka dengan mahasiswa,” ujar Ketua.
Selanjutnya, sambung Ketua, juga tentang penggunaan metodologi dalam mengajar. Ia meminta Dosen nantinya harus memberikan pemahaman kepada mahasiswa dengan metode yang baku dan benar saat mengajar.
Selain Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura, para penguji lainnya yang hadir dalam kegiatan ini adalah Wakil Ketua I Dahlan Sain, S.Ag, MM dan Ketua Jurusan Tarbiyah H. Marwan Sileuw, S.Ag, M.Pd.
Dalam evaluasinya, Dahlan Sain menambahkan bahwa para peserta harus memperhatikan interaksi dalam kelas.
pembibitan calon dosen2
“Sebagai Dosen, penting untuk melihat suasana dan menciptakan interaksi yang bagus dalam proses belajar mengajar di ruangan,” ujar dia.
Ia juga menekankan pentingnya menyusun evaluasi pembelajaran dalam perkuliahan di kampus.
Program Pembibitan Calon Dosen ini diikuti duabelas peserta dan berlangsung selama dua hari. Para peserta menggunakan fasilitas laptop dan infokus pada saat praktek mengajar di depan para Penguji.

“Mudah-mudahan dari pembibitan ini nanti ada output yang tepat sesuai kebutuhan tenaga pengajar di kampus,” pungkas Ketua. (Her)

Manual Akademik Harus Mudah Dipahami

Manual Akademik Harus Mudah Dipahami 1

(STAIN Al-Fatah Jayapura) Buku Pedoman Manual Akademik harus mudah dipahami seluruh civitas akademik di Kampus STAIN Al-Fatah Jayapura. Wakil Ketua I STAIN Al-Fatah Jayapura Dahlan Sain, S.Ag, MM menyampaikan hal ini mewakili Ketua STAIN Al-Fatah Jayapura dalam Pembukaan Rapat Pembahasan Buku Pedoman Manual Akademik yang diselenggarakan Pusat Penjamin Mutu (P2M) STAIN Al-Fatah Jayapura, Selasa 20 Januari 2015 di Ruang Senat Kampus.

“Ke depan, Buku Manual apapun harus bisa dipahami Dosen dan Mahasiswa dengan mudah,” ujar dia.

Dalam rapat ini, dibahas beberapa hal seputar peningkatan kualitas output mahasiswa. Kepala P2M Dr. Miftahul Huda mengatakan, ada enam poin penting dalam pembahasan rapat, yakni pelaksanaan KKN (Kuliah Kerja Nyata), PKL (Praktek Kerja Lapangan), PPL, Pedoman Manual Akademik, Kode Etik Mahasiswa dan Pedoman Skripsi.

“Misalnya soal skripsi, perlu adanya penyamaan persepsi di kalangan dosen dalam membimbing skripsi mahasiswa,” ujar dia.

Kemudian, sambung Miftah, juga tentang Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, di mana banyak mahasiswa yang belum paham dengan baik cara penggunaan kedua metode tersebut.

Pada bagian lain, beberapa dosen juga mengemukakan usul-usul penting untuk dibahas dan dicarikan solusi atas beberapa permasalahan seputar KKN mahasiswa.

“Misalnya, soal penentuan lokasi apakah di luar kabupaten atau tidak, ini juga perlu ada di buku manualnya,” usul Dosen Syariah Syaiful Muhyidin, M.Ag.

Hal-hal lain yang mencuat di antaranya adalah perbedaan bentuk Laporan KKN individu dan kelompok.

“Mahasiswa banyak yang masih bingung formula dan cara pembuatannya,” tambah Kepala P2M.

Ia berharap rapat ini dapat menghasilkan formula yang tepat untuk membuat buku pedoman yang mudah dipahami demi kebaikan bersama. Rapat ini diikuti Dosen dan Pengurus P2M STAIN Al-Fatah Jayapura. (Her)